Setelah nyari sana sini, akhirnya ketemu juga info mengenai biaya kehidupan untuk menetap di Korea Selatan, :-) kita lihat yuu info dibawah ini? info ini saya dapatkan dari blog ini sangat menarik untuk disimak, yaah siapa tau saya atau teman-teman berminat menetap di Negeri yg terkenal dengan Ginseng dan K-Popnya ini,, hehe..

” Etos kerja orang Jepang adalah 5 kali lipat dari etos kerja orang
Indonesia , sedangkan etos kerja penduduk Korea Selatan adalah 3 kali
lipat dari etos kerja penduduk Jepang . Kesimpulanya , untuk bisa
seperti Korea Selatan yang sekarang ini , penduduk Indonesia mesti
meningkatkan etos kerjanya 15 kali lipat dari etos kerja saat ini ” .
Kurang lebih seperti itu, secara pastinya saya sendiri
masih belum yakin . Salah satu stasiun televisi swasta Indonesia juga
pernah memberitakan bahwa Korea Selatan merupakan negara tercanggih
kedua di bidang teknologi dan sarana informatika . Tidak hanya itu, di berita online juga menuliskan bahwa
pendapatan perkapita penduduk korea selatan adalah kisaran 30 juta
rupiah perbulanya. waw, amazing bukan???
Kali ini saya akan mengulas sedikit mengenai biaya kebutuhan hidup
sehari hari di korea . Di mulai dari tempat tinggal , biaya listrik , biaya air , dan biaya kebutuhan pangan yang saya hitung berdasarkan standar menengah kebawah :
sehari hari di korea . Di mulai dari tempat tinggal , biaya listrik , biaya air , dan biaya kebutuhan pangan yang saya hitung berdasarkan standar menengah kebawah :
1. Tempat tinggal
Mayoritas penduduk korea bertempat tinggal di apartemen . Harga sewa
kontrakan bervariasi berdasarkan besar kecilnya uang jaminan . Semakin
besar uang jaminan , pembayaran sewa semakin murah . Begitu juga
sebaliknya . Untuk sebuah apartemen berfasilitas 1 kamar tidur ( 3 x 3 M
) ,1 ruang dapur ( 2 x 3 M ) , 1 ruang tengah ( 2 x 4 M ) , dan 1 kamar
mandi ( 2 x 2 M ) harga sewa di patok kurang lebih 150 ribu won / bulan
. Kalau di rupiahkan dengan nilai kurs hari ini ( 1 won = 7,83 rupiah )
, maka 150 .000 x 7,83 = 1. 174 .500 rupiah .
2. Biaya air dan listrik
Untuk beban ini ,
antara musim panas dan musim dingin ada sedikit perbedaan . Biaya air
dan listrik untuk musim panas sekitar 130 ribu won , musim dingin 150
ribu won . Alasannya kenapa berbeda , karena ketika musim dingin ada
pengluaran tambahan berupa gas atau boiler yang berfungsi sebagai
penghangat ruangan . Kalau saya ambil biaya rata ratanya menjadi 140
ribu won / bulan . Untuk nilai rupiahnya 140.000 x 7,83 = 1. 096.200 rupiah .
3. Biaya makanan sehari hari
Di
sini saya mengambil harga sebuah masakan yang paling murah saja , yaitu
sekitar 2500 won . Untuk rata rata sebuah masakan di tarif 3500 won
dan menengah ke atas 5000 - 8000 won , sedangkan untuk sebuah masakan
Indonesia di warung Indonesia biasanya di tarif 6000 won . Kalau
mengambil harga termurah yakni 2 500 won , sehari 3 kali menjadi 7500
won sehari . Atau mungkin lebih berhemat sedikit , katakanlah pagi
sarapan hanya dengan roti seharga 1000 won maka 5000 + 1000 = 6000
won perhari . Jadi untuk biaya makan selama 1 bulan = 6000 x 30 = 180.000 won , dalam bentuk rupiah 180.000 x 7,83 = 1. 409 . 400 rupiah
Jadi jumlah total untuk biaya tempat tinggal , biaya air dan listrik ,
dan biaya makan sehari hari menjadi 1. 174 . 500 + 1. 096. 200 + 1. 409
. 400 = 3 . 680 . 100 rupiah .
Kesimpulannya untuk
tinggal di korea , setidaknya berpenghasilan minimal 3.680.100
rupiah / bulannya . Jumlah itu saya ambil dengan dasar minimal untuk
daerah hwaseong . Kalau seorang pelajar ( beasiswa / tukar pelajar )
hanya dengan uang saku US 80 dollar / bulannya , saya rasa itu kurang
jauh dari cukup , terkecuali asrama sudah di sediakan oleh pemerintah
atau yayasan . Sedangkan yang urusanya untuk berbisnis , mungkin tidak
ada masalah karena saya yakin hasil yang di dapatkan tentunya lebih
besar dari jumlah itu . Lalu bagaimana dengan yang wisata ? mungkin itu
tergantung berapa lama berwisata di korea atau tinggal di korea .
Itu sedikit gambaran mengenai biaya kebutuhan pokok di korea selatan. behubung saya memang sangat ingin berkunjung kesana, karena tertarik dengan pariwisata dan kulinernya, tapi tetap sajah, harus banyak yg dipikirkan untuk bisa menetap disana dalam jangka waktu yg cukup lama.. hehe karna ga mungin kaann,, kesana cuma sehari dua hari sajah? :-D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar